Hasil imbang 1-1 Atalanta di Serie A melawan Juventus membuat mereka tak terkalahkan untuk kelima kalinya secara beruntun untuk pertama kalinya sejak 2007. Sementara itu, Bianconeri, yang belum pernah mengalahkan La Dea di kandang sejak 2018, semakin tertinggal di puncak klasemen.
Juventus langsung menyerang, dan sundulan Pierre Kalulu yang melebar di menit kedua hanya mampu menghentikan langkah Pierre Kalulu.
La Dea awalnya hanya mampu membalas melalui peluang-peluang kecil dari Honest Ahanor yang berusia 17 tahun dan Nikola Krstovic.
Baik Andrea Cambiaso maupun Teun Koopmeiners mendominasi permainan di lini tengah Juve, dan demi membatasi serangan Atalanta, mereka membiarkan Khephren Thuram tak terkawal dan melepaskan tembakan yang mengarah ke gawang, namun hanya sedikit dari sasaran setelah bola berbelok arah.
Tim tamu patut diacungi jempol karena mampu mengatasi gempuran Bianconeri yang terus-menerus selama setengah jam pertama, terutama dengan Berat Djimsiti dan Ahanor yang memberikan perlawanan gemilang.
Djimsiti menyundul bola dari tendangan sudut di salah satu dari sedikit serangan signifikan Atalanta di babak pertama, dan meskipun mereka tak banyak melakukan serangan balik, La Dea masih mampu membendung Juve.
Di masa tambahan waktu, dan dengan tuan rumah masih mendominasi, rasa frustrasi dari pendukung tuan rumah semakin meningkat ketika Kamaldeen Sulemana berhasil melewati dua hadangan sebelum melepaskan tembakan kaki kiri yang memukau, yang membawa timnya unggul melawan arah permainan.
Pertandingan berjalan lebih seimbang di awal babak kedua, dengan persaingan sengit yang terjadi.
Krstovic entah bagaimana berhasil menceploskan bola melebar saat berhadapan satu lawan satu dengan Michele Di Gregorio, sementara pergerakan apik dan kreasi peluang Lois Openda tampaknya menunjukkan bahwa ia kemungkinan besar akan mampu menyamakan kedudukan bagi tuan rumah.
Sundulan melengkung Mario Pasalic membuat Di Gregorio kesulitan saat Atalanta berusaha mencetak gol penentu kemenangan tepat setelah satu jam pertandingan, dan Raoul Bellanova pasti kecewa karena gagal memaksimalkan umpan silang Charles De Ketelaere yang menawan.
Saat Atalanta terus menekan dan terlihat solid di lini belakang, kesalahan fatal Odilon Kossounou membuat Juan Cabal mencetak gol penyeimbang hanya dua menit setelah masuk.
Marten de Roon segera diusir keluar lapangan bagi tim tamu saat pendulum berayun kuat di sisi Bianconeri, dan momen-momen terakhir pertandingan kemudian menjadi latihan bagi kedua tim untuk menjaga ketenangan mereka di bawah tekanan yang paling intens.
Tembakan Weston McKennie dari tepi kotak penalti menjadi peluang emas terbaik untuk memenangkan pertandingan, dan kegagalannya mencetak gol membuat Atalanta kini tak terkalahkan dalam lima pertemuan terakhir Serie A (M1, S4) melawan Juve, hanya kalah satu kali dari 12 pertemuan terakhir di liga (M3, S8).